News: Premi Asuransi Syariah Tumbuh Pesat

Asuransi syariah kini jadi primadona baru. Asuransi ini punya prinsip saling melindungi dan menolong. Dengan tetap menganut pakem tolong-menolong asuransi syariah melenggang di tengah menjamurnya asuransi-asuransi konvensional. Bahkan, asuransi konvensional pun berbondong-bondong menawarkan produk asuransi syariah sebagai salah satu ujung tombak bisnisnya. Pangsa pasar asuransi syariah meningkat 0,2% di kuartal I 2010 dari pencapaian di akhir 2009.

Per 31 Maret 2010 pangsa pasar asuransi syariah tercatat sebesar 2,96 %, meningkat dari 2009 yaitu 2,79 %. Data tersebut dijelaskan Kepala Bagian Perasuransian Syariah Bapepam-LK Kementerian Keuangan, Yatty Nurhayati, kepada wartawan beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan peningkatan premi asuransi syariah pada 2009 yang sebesar 44 % telah melebihi premi asuransi konvensional yang di bawah 20 %.

Pada 2009 asuransi syariah membukukan premi bruto Rp 2,3 triliun,meningkat dari 2008 yang sebesar Rp 1,6 triliun. “Per 31 Maret 2010 premi asuransi syariah yang terkumpul sebesar Rp 701 miliar dari Rp 23,6 triliun, atau dengan market share 2,96 %,” kata Yatty. Dia menuturkan kendati pembagian pasar asuransi syariah Indonesia masih terbilang kecil dibanding Malaysia,yang telah mencapai di atas enam %, namun Indonesia memiliki peluang untuk berkembang lebih besar.

Terlebih jumlah pelaku asuransi syariah di tahun ini pun bertambah dengan satu perusahaan asuransi jiwa syariah dan satu unit asuransi kerugian syariah. Dengan adanya tambahan tersebut kini ada 44 pelaku usaha asuransi syariah. Rinciannya adalah tiga perusahaan asuransi jiwa syariah,satu asuransi kerugian syariah, 17 unit asuransi jiwa syariah, 20 unit asuransi kerugian syariah dan tiga unit reasuransi syariah.

Dia menjelaskan, per 31 Maret 2010, investasi asuransi syariah tercatat sebesar Rp 2,3 triliun, klaim Rp 280 miliar dan aset Rp 3,2 triliun. Dari aset tersebut asuransi jiwa syariah memiliki porsi Rp2,3 triliun dan asuransi kerugian dan reasuransi Rp 916 miliar.Sementara premi asuransi jiwa syariah Rp558 miliar dan asuransi kerugian dan reasuransi syariah Rp 143 miliar.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) M Shaifie Zein, mengaku pihaknya tengah mengejar pertumbuhan premi sekurangnya 48% %. Pertumbuhan premi itu diperlukan untuk mencapai pangsa 5% industri asuransi syariah pada 2012. “Untuk pesimistisnya, insya Allah kita bisa mencapai pangsa 5% pada 2013. Tetapi, dengan bertambahnya bank dan asuransi syariah, timbul optimisme bahwa pangsa bisa mencapai 5% pada 2012,” katanya.

Dengan kehadiran sejumlah pelaku asuransi syariah full fledge, akan turut mendorong industri asuransi syariah. Baru-baru ini, perusahaan asuransi jiwa syariah Al Amin memperoleh izin dari Bapepam LK. Sementara itu,ada juga satu asuransi jiwa dari Malaysia yang ingin masuk ke Indonesia dan dua unit asuransi jiwa dan kerugian, tapi waktunya belum tahu kapan.

Hingga akhir 2010, dia memprediksi pangsa pasar asuransi syariah mencapai antara 3,6-3,7 %. Pertumbuhan asuransi syariah global pada 2008-2010 tumbuh antara 20-22 % dengan average loss ratio (rata-rata %tase klaim terhadap premi) 46,4 %. ”Average loss ratio untuk asuransi syariah Indonesia 29,8%, jadi kinerja asuransi syariah di indonesia lebih baik dibanding negara lain,” kata Shaifie.

Sementara itu, asuransi AIA bersiap untuk memasuki pasar asuransi syariah di Indonesia.AIA telah memiliki lisensi untuk membuka unit syariah sebagai salah satu alternatif distribusi dalam memasarkan produk-produk berbasis syariah. “Pangsa pasar asuransi Syariah di Indonesia pada 2009 baru mencapai 3,27 % dan akan terus tumbuh di masa mendatang. AIA berupaya memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan asuransi syariah yang berkembang di masyarakat. AIA saat ini telah mempersiapkan produk-produk asuransi Syariah yang fleksibel serta memberikan beragam pilihan investasi berbasis syariah,” ujar Chief Executive Officer PT AIA Financial Peter Crewe,dalam pers rilisnya.

Saat ini AIA siap memasarkan produk asuransi syariah yang dirancang sesuai kebutuhan proteksi dan investasi masyarakat. Produkproduk asuransi syariah AIA dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti mempersiapkan dana pendidikan anak, pergi haji/umroh, dana pensiun, dana pernikahan, maupun peningkatan aset.

Beberapa keunggulan yang ditawarkan asuransi syariah AIA di antaranya alokasi investasi yang maksimal, mudah terjangkau dan fleksibel dalam pembayaran dan pilihan berinvestasi, transparan dan sesuai prinsip syariah agar membawa ketenangan dan keberkahan, memberikan manfaat loyalitas yang menarik, serta adanya surplus underwriting dari dana tabarru’.

Asuransi syariah dari AIA bersifaf fleksibel, karena nasabah dapat memilih besarnya Uang Pertanggungan dan cara bayar yang fleksibel. Di samping dapat disesuaikan dengan kebutuhan hidup nasabah dan keluarganya, asuransi syariah AIA pun menyediakan pilihan investasi syariah yang beragam,seperti IDR Cash Syariah Fund,IDR Balanced Syariah Fund, dan IDR Equity Syariah Fund.

Produk-produk syariah AIA lainnya selain memberikan manfaat apabila tertanggung meninggal dunia juga memberikan manfaat tambahan secara gratis apabila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan, serta double indemnity bila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan ketika menggunakan sarana transportasi publik dan atau pada saat melakukan perjalanan ibadah.

Kami ingin produk syariah AIA tidak semata-mata memenuhi kebutuhan pasar yang dapat memberikan perlindungan sekaligus investasi berbasis syariah, tetapi dapat pula memberikan ketenangan pada saat nasabah melakukan perjalanan ibadah haji,” tambah Peter Crewe.

Sumber: (hermansah) Koran Sindo, Minggu, 13 Juni 2010.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s