News: Dana Kelolaan Prudential Rp17 T

JAKARTA (SI) – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat kenaikan dana kelolaan sebesar 68% sampai kuartal I/2010 menjadi Rp17,2 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Senior Vice President Director Prudential Indonesia William Kuan mengatakan, perseroan berhasil mempertahankan pertumbuhan yang progresif pada awal tahun 2010 ini baik dari pendapatan premi, bisnis baru, aset dan dana kelolaan.

Hal ini menjadi momentum yang sangat baik bagi Prudential Indonesia untuk bergerak maju tahun ini. “Kepercayaan yang diberikan oleh nasabah membuat perusahaan kami terus berupaya untuk mempertahankan kinerja dengan hasil yang baik,” ujar William dalam siaran pers yang diterima Seputar Indonesia,kemarin. Untuk total pendapatan premi Prudential sampai kuartal I/2010 mencapai Rp2,1 triliun atau naik 34,76% dari kuartal I/2009.

Sedangkan total pendapatan premi syariah Prudential sampai akhir Maret 2010 tercatat sebesar Rp263 miliar atau naik 47% dibanding kuartal yang sama tahun 2009 lalu. Kenaikan juga terjadi pada total bisnis baru Prudential yang tumbuh 33,3% pada kuartal I /2010 menjadi Rp1,01 triliun dibandingkan kuartal I/2009.

Menurut William,penghitungan bisnis baru tersebut, berdasarkan annualized premium equivalent (metode penghitungan bisnis baru berdasarkan 100% premi reguler dan 10% premi tunggal). “Nilainya sebanyak Rp874,5 miliar, naik 41% dengan Rp202,5 miliar dari cabang syariah,” paparnya. William menjelaskan, awal tahun ini jumlah total nasabah perusahaannya mengalami peningkatan hingga 30,3% atau bertambah 972.000 nasabah.

Sedangkan pembayaran klaim sampai akhir Maret 2010 telah mencapai Rp128,5 miliar naik 24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.“Kami akan memberikan komitmen untuk dapat mendengarkan dan memahami kebutuhan perencana keuangan masyarakat,” tambahnya. Dengan pencapaian tersebut, sampai kuartal I/2010 total aset Prudential Indonesia mencapai Rp19 triliun mengalami kenaikan 66% dibandingkan kuartal I/2009. Sedangkan tingkat kesehatan perusahaan yang diukur dari risk based capital (RBC) mencapai 435% jauh dibandingkan ketentuan minimum yang ditetapkan Kementrian Keuangan sebesar 120%.

Sementara itu, mengenai aturan agen berlisensi,William mengaku Prudential sangat mendukung peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) per tanggal 1 April 2010. Menurut dia, hingga akhir 2009, lebih dari 43.000 agen biro perasuransian yang berlisensi merupakan agen Pudential Indonesia. “Jumlah ini mewakili hampir 60% dari total agen asuransi jiwa berlisensi yang ada di Indonesia,”ujarnya.

Untuk itu, dia mengaku, perseroan akan terus menguatkan komitmennya untuk mendukung pemerintah dengan terus meningkatkan jumlah agen berlisensi. Sampai akhir Maret 2010, jumlah agen berlisensi Prudential Indonesia mencapai 62.000.“Hingga akhir tahun ini,kami berupaya akan terus menambahnya,” tandas William.

Dia menjelaskan, sebagai pelopor e-learning dan e-testing dalam industri asuransi, Prudential berkomitmen penuh untuk mendukung regulasi yang telah ditetapkan pemerintah, serta terus mengupayakan pembangunan fasilitas yang memudahkan tenaga pemasaran Prudential memperoleh lisensi keagenan hanya dalam hitungan jam.“Fasilitas seperti ini yang antara lain membuat para tenaga pemasaran kami semakin terpacu untuk memberikan yang terbaik kepada para nasabah,” paparnya.

Sumber: (heru febrianto) Koran Sindo, Minggu, 13 Juni 2010.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s